Kultum: Anak adalah Amanah

Maasyiral Muslimin

Setiap orang yang memiliki keluarga memiliki kewajiban dan amanah untuk merawat dan mendidik mereka. Bukan hanya sekedar memberi nafkah semata, tapi anak adalah amanah yang harus dirawat, dididik agar tidak terjerumus ke dalam maksiat.

Allah Swt berfirman dalam surat At-tahrim ayat 6;

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Dalam tafsir Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar menjelaskan bahwa maksud ayat tersebut adalah, jagalah diri kalian dengan menjalankan apa yang diperintahkan kepada kalian dan menjauhi apa yang dilarang bagi kalian (dan keluargamu). Dengan memerintahkan mereka untuk taat kepada Allah dan melarang mereka berbuat maksiat. (dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu)

Yakni dari api yang besar yang menyala dengan manusia dan batu, sebagaimana api lain yang menyala dengan kayu.

Ibnu Jarir mengatakan: maka wajib bagi kita untuk mengajarkan kepada anak-anak kita agama dan perbuatan baik serta adab yang sangat mereka perlukan.

Ini menegaskan bahwa keluarga adalah amanah yang harus dijaga. Bukan hanya sekedar menjadi pelipur lara, tapi lebih dari itu keluarga harus menjadi prioritas bagi seorang ayah untuk merawat dan mendidik mereka dengan bailk.

Orang Tua Contoh bagi Anak

Orang tua harus menjadi cerminan kebaikan untuk anak-anaknya. Ketika orang tua menjadi contoh yang baik, maka anak akan menjadi baik. Orang tua memiliki peran penting dalam pertumbuhan sang anak.

Hadis Nabi Saw:

كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ

Artinya:

“Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas fitrah (kesucian). Maka kedua orang tuanya lah yang menjadikannya seorang Yahudi, Nasrani, atau Majusi.

Inilah peran sentral orang tua dalam setiap tumbuh kembang anaknya. Anak ibarat kertas putih yang bersih tanpa noda. Ketika orang tua mengajarkan kebaikan dan keluhuran akhlak anak akan menjadi lebih baik.

Ketika gagal mendidiknya, maka anak akan ikut menjadi citra buruk bagi keluarganya, bahkan ketika di akhirat kelak ketika dimintai pertanggung jawaban apa yang harus kita jawab?

Anak adalah Investasi

Anak juga menjadi investasi bagi orang tua ketika didikannya benar. Bahkan ketika orang tuanya meninggal anak yang baik tidak akan lupa kepada orang tuanya. Lidahnya hanya berisikan untaian doa untuk kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia.

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika manusia itu meninggal maka terputuslah amalnya kecuali karena tiga; shadaqah jariyah1, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang selalu mendo’akannya”. (HR. Muslim)

Inilah pentingnya pendidikan kepada anak, sehingga anak nantinya akan menjadi anak yang shalih, mengingat orang tuanya, mendoakannya tatkala hidup bersama dan ketika orang tuanya meninggal dunia.

Baca juga: Khutbah Jumat: Berubah atau Menyesal di Kemudian Hari?

Tagged with:
anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Khutbah Jumat: Mulia Tidak Mengenal Status Sosial

Khutbah Jumat: Mulia Tidak Mengenal Status Sosial

Khutbah Jumat: Jaga Lisan atau Timbulkan Bahaya untuk Dirimu?

Khutbah Jumat: Jaga Lisan atau Timbulkan Bahaya untuk Dirimu?

Khutbah Jumat: Tanda-tanda Masih Ada Sifat Munafik dalam Diri

Khutbah Jumat: Tanda-tanda Masih Ada Sifat Munafik dalam Diri

Khutbah Jumat: Berubah atau Menyesal di Kemudian Hari?

Khutbah Jumat: Berubah atau Menyesal di Kemudian Hari?

(Khutbah Jumat) Muharram; Momentum Introspeksi Diri Menuju Pribadi yang lebih baik

(Khutbah Jumat) Muharram; Momentum Introspeksi Diri Menuju Pribadi yang lebih baik

Populer
No popular posts within this time range.