Mush’ab bin Umair merupakan sahabat yang diutus oleh Nabi Muhammad Saw sebagai duta Islam pertama ke Madinah. Tujuannya adalah untuk mengajarkan agama Allah kepada kaum Anshar yang telah beriman dan berbaiat di bukit Aqabah.
Selain itu, Mush’ab juga berdakwah kepada penduduk Madinah lainnya untuk memeluk agama Islam dan menyampaikan pesan hijrah sebagai peristiwa besar.
Mush’ab dipilih oleh Nabi untuk menjalankan tugas yang mulia itu di antara banyaknya sahabat lainnya yang lebih tua dan berpengaruh serta lebih dekat dengan Rasulullah.
Sebagai duta Islam, Mushab menjalankan tugasnya dengan baik. Mush’ab dikarunia akhlak yang baik, pikiran yang cerdas serta sikap zuhud sehingga berkat dakwahnya banyak penduduk Madinah yang memeluk agama Islam.
Sebagaimana diriwayatkan, saat di Madinah, Mush’ab tinggal di rumah As’ad bin Zararah. Dengan didampingi As’ad, ia pergi mengunjungi kabilah-kabilah, rumah-rumah dan tempat-tempat pertemuan untuk berdakwah dan membacakan ayat-ayat suci Alquran.
Suatu ketika, di saat Mush’ab menyampaikan dakwah, tiba-tiba dia dihadang oleh Usaid bin Hudlair. Usaid marah dengan apa yang dilakukan oleh Mush’ab. Namun Mush’ab yang cerdas menanggapinya dengan tenang dan meminta Usaid mendengarkan apa yang sebenarnya disampaikan oleh Mush’ab.
Mush’ab kemudian melantunkan ayat suci Alquran dan menyampaikan pesan-pesan dakwah, Usaid yang mendengarnya seketika merasa tersentuh. Tidak lama kemudian ia pun menyatakan keislamannya.
Berita tentang keislaman Usaid tersiar begitu cepat, hingga akhirnya tokoh lainnya Saad bin Muadz juga memeluk Islam setelah Usaid. Kemudian disusul oleh Saad bin Ubadah.
Kabar masuknya Islam tiga orang tersebut menggemparkan Madinah kala itu, hingga akhirnya banyak penduduk yang membicarakannya. Mereka menganggap tidak ada lagi alasan bagi mereka untuk tidak memeluk Islam setelah Usaid, Saad bin Muadz dan Saad bin Ubad memeluk Islam.
Dan keislaman mereka telah menyelesaikan persoalan suku-suku di Madinah yang diemban oleh Mush’ab. Hingga akhirnya banyak penduduk yang memeluk agama Islam setelah mereka.
Inilah Mush’ab bin Umair dengan kecerdasannya berhasil menjalankan tugas mulia yang diberikan Rasululah kepadanya. Dia berhasil menjalankan tugasnya sebagai duta Islam untuk menyebarkan dakwah.
Sumber:
SIRAH 60 SAHABAT RASULULLAH SAW (Khalid Muhammad Khalid)
Baca juga:
(Khutbah Jumat) Muharram; Momentum Introspeksi Diri Menuju Pribadi yang lebih baik
One thought on “Mush’ab bin Umair Duta Islam Pertama yang Diutus Rasulullah ke Madinah”